Teknologi dan Industri Media: Televisi
Teknologi dan Industri Media:
Televisi
|
Pada zaman sekarang penerapan Teknologi tidak
hanya terjadi di media cetak, sedangkan di sisi lain, ada teknologi yang terus
berkembang dan berubah pesat di industri media, yaitu media elektronik (televisi)
dan media baru (online). misalnya, baru akan menerapkan siaran televisi digital
secara menyeluruh.
Saat ini yang sudah dilakukan adalah tahap
uji coba. Hampir semua stasiun TV penyiaran, mulai dari TVRI sampai TV swasta
nasional, kini telah memanfaatkan sistem teknologi penyiaran dengan teknologi
digital. Khususnya pada sistem perangkat studio untuk memproduksi program,
melakukan penyuntingan, perekaman, dan penyimpanan data. Pengiriman sinyal
gambar, suara dan data telah menggunakan sistem transmisi digital dengan
menggunakan pemancar. Sistem transmisi digital melalui pemancar ini menggunakan
standar yang disebut DVB-T (Digital Video Broadcasting Terestrial).
Dari hasil uji coba siaran digital TV,
teknologi DVB-T mampu memultipleks beberapa program sekaligus. Enam program
siaran dapat dimasukkan sekaligus ke dalam satu kanal TV berlebar pita 8 MHz,
dengan kualitas cukup baik. Di samping itu, penambahan varian DVB-H (handheld)
mampu menyediakan tambahan sampai enam program siaran lagi, khususnya untuk
penerimaan bergerak (mobile). Hal ini sangat memungkinkan bagi penambahan
siaran-siaran TV baru.
NET. sebagai media televisi yang berumur
sangat muda, menyadari bahwa televisi masih menjadi media utama bagi masyarakat
Indonesia untuk mencari informasi dan hiburan. Tingkat kepercayaan masyarakat
terhadap media di Indonesia juga terhitung tinggi , dan oleh karena itu, NET.
yang saat ini tercatat sebagai perusahaan media yang bergerak di bidang
penyiaran televisi menyadari telah memiliki tanggung jawab besar bagi
Indonesia.
Wujud tanggung jawab besar terhadap Indonesia
tercermin dari tiga misi utama NET. yaitu memberikan tayangan yang kreatif,
inovatif dan berkualitas melalui berbagai platform. Kontribusi yang positif
yang diberikan NET. ini tercermin dalam kualitas program maupun gambar yang
dapat disaksikan. NET. memberikan kualitas gambar terbaik dengan menggunakan
teknologi Full High Definition (Full HD) dari hulu ke hilir, dan juga memiliki
kapabilitas produksi in-house yang menjamin kualitas konten terbaik di
program-program yang kami hadirkan. Studio news yang NET. miliki merupakan
studio terbesar dan terbaik di Asia Tenggara dan menjadi televisi pertama di
Indonesia yang menggunakan teknologi digital, Full HD, tapeless, New Media
& Social Media Ready.(Toha)
1.
Pada tahun 1923, Vladimir Kosma
Zworykin, mendaftarkan paten atas namanya untuk penemuannya, kinescope,
televisi tabung pertama di dunia.
2.
Lalu Pada tahun 1925, sejarah perkembangan
televisi menapaki babak baru ketika John Logie Baird yang berkebangsaan
Skotlandia memperlihatkan televisi kepada umum untuk pertama kalinya, sehingga
dia lebih dikenal sebagai penemu televisi ketimbang Vladimir Kozma
Zworykin. Pada tahun 1927, Philo T. Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika
Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun.
3.
Setelah perang dunia ke-2 berakhir di tahun
1940an, Televisi mengambil alih perhatian lebih banyak dibandingkan dengan
radio, karena menampilkan suara yang sudah disertai dengan gambar.
4.
Pada akhir tahun 1950, Sebagian besar orang
memiliki Televisi yang kebanyakan masih menggunakan televisi hitam putih
meskipun pada saat itu televisi berwarna sudah ada.
5.
Pada Tahun 1967 semakin populernya televisi
sehingga sudah ada banyak siaran TV berwarna.
6.
Kemudian tahun 1970an Televisi semakin
berkembang dengan diperkenalkannya teknologi VCR (Video Cassette Recorder).
Teknologi ini memungkinkan untuk merekam siaran televisi untuk pertama kalinya.
7.
Pada tahun 1980an Televisi kabel (TV Cable)
semakin populer dan menyebar dengan cepat.
8.
Sudah banyak pilihan televisi pada tahun
1990an yang sangat beragam. Televisi yang menggunakan teknologi CRT
(Cathode-Ray Tubes) untuk menampilkan gambar di layar adalah televisi yang
paling banyak ditemukan. Pada tahun 1996 sudah ada 1 juta televisi yang
tersebar di seluruh dunia. Kemudian TV Rear Projection CRT memungkinkan
televisi dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan menggabungkan proyektor
dan layar kedalam satu kotak yang nantinya proektor akan memproyeksikan gambar
ke bagian belakang layar.
9.
Televisi plasma pertama kali dipasarkan pada
tahun 1997. Dengan bentuknya yang ramping membuat televisi ini menjadi sangat
populer saat itu. TV Rear-Projection LCoS juga tersedia di pasaran. TV ini
mengirimkan cahaya langsung melalui rangkaian polarizer (sejenis cahaya filter
yang digunakan untuk mengatur gelombang cahaya ke jalur tunggal untuk refleksi)
sebelum diperbesar dan diproyeksikan ke layar. Meskipun kualitas gambarnya
sangat baik, tetapi harga dari TV jenis ini sangat mahal
10.
TV LED berbasis DLP HDTV pertama di produksi
pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari aluminium
untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar. TV ini lebih murah
dibandingkan dengan TV plasma ataupun TV LCD. Kemudian TV Plasma tersedia
dengan kualitas HD (High Definition).
11.
Dan
yang paling baru saat ini adalah TV dengan teknologi 3D. TV Curve 3D
menjadi sangat populer saat ini karena selain dapat menghasilkan gambar yang
sangat jernih TV jenis ini juga dapat menampilkan gambar 3 dimensi sehingga
seolah olah gambar yang dihasilkan nyata dan berada tepat didepan
penontonnya.
Begitulah perkembangan
televisi dari masa ke masa, seiring dengan kemajuan teknologi, televisi pun
mengikutinya dengan perkembangan pesat untuk menuruti permintaan konsumen yang
kian hari semakin tinggi.
REFERENSI
Komentar
Posting Komentar